Fenomena polarisasi adalah bukti kuat untuk sifat transversal gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh sumber biasa tidak terpolarisasi, yaitu vektor medan listrik, E, mengarah secara acak pada bidang yang tegak lurus terhadap arah perjalanan gelombang. Gelombang dikatakan terpolarisasi linier jika E berosilasi dalam arah yang sama sepanjang waktu. Teknik yang paling umum untuk menghasilkan cahaya terpolarisasi adalah menggunakan bahan yang memancarkan gelombang dengan vektor medan listrik berosilasi dalam bidang yang sejajar pada arah tertentu, dan bahan penyerap gelombang di mana vektor medan listrik berosilasi ke satu arah. Dalam eksperimen ini, sistem akuisisi data jarak jauh (remote physics laboratory) digunakan untuk mengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan melalui dua polariser dan sudut putaran bidang polariser. Berdasarkan hukum Malus dapat dibuktikan bahwa gelombang elektromagnetik adalah gelombang transversal.
- Teacher: Ishafit Jauhari